Amerika Serikat Beserta Sekutunya Resmi Melakukan Peluncuran Misil

2 jam yang lalu melalui website berita Inggris BBC, Amerika Serikat beserta sekutunya yaitu Inggris dan Rusia resmi melakukan peluncuran misil pada pagi ini, yang menargetkan sebuah tempat yang diduga merupakan pabrik senjata kimia.

Lokasi tersebut terletak tidak jauh dari Ibu Kota Suriah Damaskus, dimana serangan tersebut merupakan respon Amerika akibat serangan senjata kimia yang menimpa wiayah Douma pada beberapa hari yang lalu.

Pemerintah Suriah dan siaran televise nasional tersebut juga menyebutkan bahwa tentara mereka telh menembak jatuh lusinan misil tersebut. Rusia sebagai aliansi dari pemerintahan Suriah memberikan statement mereka yang disampaikan melaui Duta Besarnya.

Pesan tersebut berisi “Aksi (peluncuran misil) seperti ini tidak akan selesai begitu saja tanpa konsekuesnsi (bagi Amerika dan Sekutunya).

Namun Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memberikan pernyataan sebelum Rusia membuatnya. Beliau berkata “Kami siap menerima segala konsekuensi dari penyerangan ini hingga pihak Rezim Suriah menghentikan penggunaan senjata kimia.”

Pihak Inggris yang diwakili oleh Perdana Mentri Theresa May mengkonfirmasi keterlibatan Negaranya dalam peluncuran misil tersebut. Dirinya mengakui bahwa tidak solusi yang lebih praktis selain peluncuran misil ini. Dan hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan perubahan rezim.

Serangan dari Inggris sendiri diluncurkan melaui 4 buat Jet tempur tipe Tonado yang menngarah pada titik basis pertahanan militer wilayah Kota Homs, dimana wilayah tersebut diyakini merupakan gudang penyimpanan bahan baku senjata kimia tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat melaui Presiden mereka Mr. Trump, menyatakan bahwa penyerangan tersebut merupakan upaya untuk menghentikan pembuatan, penyebaran, dan penggunaan senjata kimia.

Dirinya menyatakan bahwa aksi presiden Suriah Bashar al-Assad, yang menggunakan senjata kimia untuk menyerang wilayahnya sendiri. Merupakan tindakan seorang Monster, karena manusia tidak akan melakukan aksi seperti itu.

Suriah sendiri telah menyangkal bahwa pihaknya telah melakukan tidak penggunaan senjata kimia tersebut. Dan sekutu terdekat mereka Rusia, telah memperingatkan bahwa aksi peluncuran misil ini bisa memicu terjadinya Peperangan Besar.

Pentagon telah menyatakan bahwa Rusia memang tidak diberitahukan terlebih dahulu terkait lokasi – lokasi yang akan diserang. Dan rudal berjenis Tomahawk telah diluncurkan pada beberapa lokasi di Suriah.

Amerika Serikat beserta sekutunya resmi melakukan peluncuran misil tersebut, dan menyatakan bahwa serangan tersebut berhasil melumpuhkan Fasilitas Penelitian beserta beberapa lokasi  militer Suriah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *