BIAYA Tilang Terbaru Di Indonesia

Bagi Anda para pengemudi kendaraan bermotor yang hobi melanggar peraturan, biaya tiang terbaru telah dikeluarkan oleh pihak kepolisian pada hari ini. Informasi terbaru ini kami dapatkan langsung dari lapangan pada hari ini 04 Maret 2018.

Berikut ini daftar denda tindak pelanggaran yang berhasil kami update.

  1. Tidak ada STNK Rp. 500,000
  2. Tidak bawa SIM Rp. 250,000
  3. Tidak pakai Helm Rp. 250,000
  4. Penumpang tidak memakai Helm Rp. 250,000
  5. Tadak pakai  sabuk pengaman saat mengendarai mobil Rp. 250,000
  6. Melanggar lampu lalu lintas

   – Mobil Rp. 250,000

   – Motor Rp. 100.000

  1. Tidak pasang isyarat segitiga ketika mobil mogok Rp. 500,000
  2. Pintu terbuka saat jalan Rp. 250,000
  3. Perlengkapan mobil berbau pemerintahan atau militer pada kendaraan umum Rp.   250,000
  4. Melanggar TNBK Rp. 500,000
  5. Menggunakan HP/SMS Rp. 750,000
  6. Tdk miliki spion, klakson

– Motor Rp. 250,000

– Mobil Rp. 250,000

  1. Melanggar rambu lalin Rp. 500,000.

 

Dicopy dari Mabes Polri

Informasi yg hrs dipublikasikan & mungkin bermanfaat !!!

JANGAN MINTA DAMAI

Segala pelanggaran di jalan Raya baik berkendara motor / mobil, “JANGAN MINTA DAMAI DAN MEMBERI UANG, KARENA ITU BERARTI MENYUAP”

Jadi, walaupun Polisi menawarkan damai, TOLAK SAJA karena itu HANYA PANCINGAN / JEBAKAN. Dan “Lebih baik minta di tilang, lalu nanti di urus di pengadilan”

Ini adalah Instruksi KAPOLRI kepada seluruh jajaran Polisi bahwa

“Bagi POLISI yang bisa membuktikan ada warga yg menyuap Polisi, Polisi tersebut mendapatkan BONUS sebesar Rp. 10jt /1 warga dan Penyuap kena hukuman 10 tahun”

(Nah, lebih besar kan daripada uang damai yg hanya 50 ribu s/d 100 rb, jelas aja akan ada oknum Polisi yang lebih pilih menjebak karena uangnya lebih besar). INFORMASI INI PENTING HARAP jangan MAIN-MAIN, karena info tsb diatas banyak yg tidak tahu.

Waspadai bila sekarang ada oknum Polisi sedang mencari-cari KELEMAHAN / KELENGAHAN agar kita terpancing untuk menyuap mereka dan mereka mendapat Bonus besar. Beberapa teman mengatakan bahwa di JKT / SBY sudah banyak yg kena jebakan ini, karena banyak orang yang tidak tahu instruksi baru dari Kapolri ini.

Sebarkan berita ini ke siapa saja yg anda kenal dan kasihi, agar tidak terkena jebakan seperti ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *