Hati-hati Berkenalan Dari Latar Belakang Budaya Berbeda

Saat berkenalan dengan sosok baru dari latar belakang budaya yang berbeda, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

 

Tenggat waktu asmara 

Momen kebersamaan Anda secara fisik memiliki batas waktu . Anda dan pasangan memiliki waktu tenggat untuk kembali ke negara masing-masing. Bicarakan soal jadwal kepulangan Anda dan segera buat rencana untuk masa depan agar hubungan asmara terbuang sia-sia.

 

Tidak berlebihan 

” Bolehkah saya memegang rambut Anda?”,

” Anda memiliki ..yang sangat unik .”

Terkadang saat kita bertemu dengan orang baru dengan dengan penampilan fisik yang berbeda kerap membuat kita tercengang dan menimbulkan rasa penasaran . Usahakan untuk tetap tenang dan lakukan perkenalan selayaknya Anda berkenalan dengan orang – orang di negara sendiri.

 

Tidak mudah tersinggung 

Setiap orang memiliki latar belakang budaya yang berbeda. Mungkin calon pasangan tak terlalu mengenal budaya And. Begitu juga sebaliknya . Biasa saja ia mengucapkan atau melakukan hal-hal yang tidak biasa bagi Anda, atau sebaliknya. Berusahalah untuk tidak  mudah tersinggung dengan kata-kata atau sikapnya, selama hal itu tidak menyudutkan prinsip budaya Anda.

 

Dahulukan diri

Mencari jodoh di negara baru bisa menjadi petualangan yang mendebarkan, Namun, pastikan hal ini tidak membuat Anda lupa dengan alasan utama kedatangan Anda ke negara tersebut seperti studi, pekerjaan, atau liburan. Tetap dahulukan kepentingan Anda dan biarkan jodoh mengikuti.

 

KATA MEREKA

” Saya sedang mencari pekerjaan di Perthsaat bertemu dengan orang lokal yang sekarang telah menjadi pacar saya. Memiliki hubungan dengan orang lokal tetntu membuat hidup saya di Australia menjadi lebih mudah. Disamping itu hubungan ini akan berhasil hanya jika kami berdua saling mengerti dan mempelajari perbedaan dan budaya satu sama lain. Terlbih bagi pasangan yang harus banyak belajar tentang budaya yang kenta .” Vanda Andrian , 22.

” Saat saya mengambil pendidikan Bahasa Mandarin selama satu tahun di Guangzhou. Tiongkok, saya kerap mengalami kesulitan dalam bahasa. Saya pun memilih untuk berkumpul dengan warga negara asing lainnya karena kami memahami penderitaan satu sama  lain di negeri orang.  Saya sempat menjalin hubungan romantis dengan lelaki asa Prancis selama satu tahun. hingga akhirnya kami haru kembali ke negara masing-masing. Salah satu masalah dalam hubungan tipe ini adalah Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan bertemu dengan si dia lagi setelah berpisah karena perbedaan negara.” Karina.23.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *