Jembatan Paling Menakjubkan dan Termegah di China

Sebagai Negara paling maju di daratan Asia, China membuat sebuah gebrakan dengan membangun jembatan termegah yang membentang sejauh 55 km. Tentu saja ini menjadi jembatan paling menakjubkan di China, bahkan dunia menganggapnya tidak mungkin bila jembatan ini bisa dibangun.

Perlu Sobol ketahui, China merupakan Negara dengan kecepatan pertumbuhan tercepat di dunia. Baik dalam laju pertumbuhan penduduk, ekonomi, bisnis, dll. Untuk mendukung terus berkembangnya Negara ini, pemerintah pusat Negara tersebut berhasil membuat jaringan jalan dan jembatan yang jumlahnya menyaingi Amerika Serikat hanya dalam periode 1 dekade.

Namun, Negri Tirai Bambu ini memiliki kendala tersendiri. Banyak sekali Sungai yang membentang dan memisahkan bagian wilayah daratan dari Negara ini. Hal ini membuat China harus banyak berinvestasi pada pekerjaan proyek jembatan.

Kali ini kita akan membahas mengenai megahnya megastruktur pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Hongkong, Macau, dan wilayah China Daratan. Jembatan ini, seperti yang telah dijabarkan pada paragraph pertama, memiliki bentang sejauh 55 km. Dan menghabiskan besi baja, yang jumlahnya cukup untuk membangun 60 Menara Eiffel.

Jembatan ini akan menghubungkan Hongkong kemudian menuju wilayah selatan China tepatnya di Zhuhai. Lalu kemudian berakhir di pusat wisata dunia Makau. Membentang dengan megah di atas Pearl River Estuary.

Walaupun belum jelas kapan jembatan tersebut diresmikan, dan bisa dilalui oeh public. Pihak official yang bertanggung jawab atas megaproyek tersebut, mengklaim bahwa jembatan tersebut akan mampu bertahan selama 120 tahun lamanya. Dan akan menghemat biaya perekonomian sebanyak 60%.

Megaproyek ini menelan anggaran 100 Milyar Yuan (RMB) atau sekitar 15,1 Milyar Dollar Amerika Serikat, bila dirupiahkan angkanya akan mencapai kurang lebih 220 Trilyun Rupiah. Proyek pembangunan ini mencakup pembuatan terowongan bawah laut, jembatan, dan pulau buatan.

Selain dari bentangan yang harus dicapai, jembatan ini menghadapi tantangan luar biasa dari alam semesta. Salah satunya adalah badai taifun, yang notabene memiliki kecapatan hingga 250 km/jam. Cukup untuk menerbangkan sebuah minibus. Selain itu, kondisi tanah yang mengandung banyak endapan lumpur sungai, bisa saja mengaibatkan rubuhnya pondasi jembatan bila tidak berhati – hati.

Melihat berita ini, Akang jadi terpacu untuk ikut membangun negri ini. Masa kita ketinggalan terus? Jangankan dengan China, dengan Malaysia yang begitu dekat saja kita sudah sulit menyusul. Ketika Monorail di Jakarta tidak jelas perkembangan nasibnya, Monorail di Malaysia sudah beroprasi sejak beberapa tahun sillam. Mulai sekarang, kita sebar berita positif yang bisa membangun dan memotivasi bangsa ini agar tidak ketinggalan dengan bangsa lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *