Mantap! Korea Utara dan Korea Selatan Resmi Bersatu

Mantap! Korea Utara dan Korea Selatan Resmi Bersatu

Jumat kemarin merupakan tanggal penting, dimana seluruh dunia menyaksikan lahirnya perdamaian yang terjadi antara Korea Utara dan Korea Selatan. 27 April 2018 menjadi tanggal penting dalam sejarah dunia dimana Kore Utara dan Korea Selatan resmi bersatu.

Peristiwa ini, disimbolkan dengan penanaman pohon bersama yang dilakukan oleh Kim Jong Un dan Moon Jae-in. Penanaman ini dilakukan disepanjang lokasi perbatasan militer Semenanjung Korea (DMZ).

Bersamaan dengan ini, dilakukan juga penandatanganan Deklarasi Panmunjeon yang terdiri dari 9 poin penting.

Berikut 9 poin dari Deklarasi Panmunjeon melansir dari Korea Times.

(1) Dua negara Korea tersebut setuju untuk mengumumkan berakhirnya Perang Korea yang telah ditangguhkan sejak perjanjian gencatan senjata pada tahun 1953.

(2) Dua negara Korea tersebut setuju untuk menetapkan denuklirisasi sebagai tujuan bersama dan bekerja sama untuk membuat Semenanjung Korea bebas nuklir.

(3) Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in akan mengunjungi Pyongyang di musim gugur.

(4) Dua negara Korea tersebut setuju untuk menghentikan berbagai tindakan bermusuhan baik di tanah, di udara dan di lautan.

(5) Mulai 1 Mei, Dua negara Korea tersebut akan menghentikan siaran propaganda di perbatasan antar-Korea.

(6) Dua negara Korea tersebut akan mendirikan kantor penghubung yang dioperasikan bersama di Gaeseong, Korea Utara.

(7) Pada 15 Agustus, kedua negara Korea tersebut akan menjadi tuan rumah reuni keluarga yang dipisahkan oleh Perang Korea 1950-53.

(8) Dua negara Korea tersebut setuju untuk menghubungkan kembali kereta api antar-Korea di Pantai Timur.

(9) Dua negara Korea tersebut akan bersama-sama berpartisipasi dalam Asian Games 2018.

Kegiatan ini dilangsungkan dengan penuh keakraban diantara kedua pemimpin negara Korea tersebut.

Pada gambar di atas, Kim Jong Un dan Moon Jae-in bergandengan tangan melintasi perbatasan yang sudah lama memisahkan kedua Negara tersebut.

Keduanya akan senantiasa terhubung melalui sambungan telepon setiap harinya, guna menjaga proses berjalannya perdamaian tersebut. Selain itu, komunikasi inten ini jiga bertujuan guna mencegah propaganda anti damai yang terjadi selama ini.

Kegiatan ini berakhir dengan penutupan berupa jamuan makan, dan pertunjukan hiburan yang dihadiri oleh kedua istri dari Kim Jong Un dan juga Moon Jae-in.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *