Penemuan Obat Baru Bantu Atasi Gen Penyebab Kanker

 

Dilansir dari Medical News Today (Rabu 4 April 2018. Peneliti dari Michigan State University di East Lansing menggunakan rute molekuler baru untuk menyerang kanker. Para ilmuwan sangat tertarik pada inhibitor bromodomain (inhibitor BET).

Ini adalah golongan obat baru yang menjanjikan yang menargetkan gen yang terlibat dalam pertumbuhan kanker. BET inhibitor mencegah ekspresi gen tertentu yang meningkatkan pertumbuhan dan karena itu memperlambat pertumbuhan tumor.

Para peneliti telah menerbitkan dua makalah di jurnal Cancer Prevention. Satu berkonsentrasi pada kanker payudara dan paru-paru, dan yang lainnya berfokus pada kanker terkait obesitas. Keduanya mendekati jalur molekuler yang sama.

Studi praklinis pertama dipimpin oleh Karen Liby, yang merupakan profesor di Departemen Farmakologi dan Toksikologi. Studi ini menemukan bahwa inhibitor BET yang disebut I-BET-762 menunda perkembangan kanker paru dan payudara yang ada dengan berinteraksi dengan gen kanker yang disebut c-Myc.

Dalam dunia kesehatan, gen ini membantu mengatur transkripsi DNA, tetapi versi mutasi dari gen ini ditemukan di banyak jenis sel kanker, di mana gen membantu sel kanker untuk berproliferasi dengan cepat.

Prof. Liby menjelaskan, “I-BET-762 bekerja dengan menargetkan DNA

sehingga gen ini tidak dapat diekspresikan. Hal ini dilakukan dengan menghambat sejumlah protein penting – baik dalam kanker dan sel kekebalan – pada akhirnya mengurangi jumlah sel kanker pada tikus sebesar 80 persen. “

Protein yang dihambat memiliki peran sangat penting untuk kanker dapat tumbuh. Ketika salah satu dari mereka Рdisebut pSTAT3 Рmenjadi aktif dalam  bentuk sel imun, dan mencegah mereka melakukan peran protektifnyaterhdapa sel kanker.

pSTAT3 memungkinkan kanker berkembang tanpa hambatan. Dalam sel kanker, pSTAT3 biasanya diproduksi berlebihan, dan secara efektif melindungi sel-sel kanker dan memungkinkan tumor untuk terus tumbuh. Dalam studi awal Prof. Liby, para peneliti berhasi mengurangi tingkat pSTAT3 hingga 50 persen baik dalam sel imun dan sel kanker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *