Tim Kementrian Polhukam Laksanakan Kunjungan Kerja ke Diskominfo Jabar

Bandung, Untuk memantau kesiapan daerah dalam menangkal dan mengantisipasi peredaran berita palsu atau hoax yang menyesatkan, Tim Kementrian politik hukum dan keamanan (Kemenpolhukam) yang dipimpin 

Mayjen Wawan Kustiawan menyambangi Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jabar.

Tim dari Kementrian di bawah Komando Menteri Wiranto ini terdiri dari 4 orang bidang Informasi dan Komunikasi dan diterima Kepala Dinas Kominfo Jabar Widyamotko didampingi Ketua Forum Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Yus Hartiman dan Bidang Media KIM Asep Mulyana didampingi para staf Dinas Kominfo.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruangan Rapat Dinas Kominfo yang beralamat di Jalan Tamansari No.55 Kota Bandung ini diisi diskusi dan sharing informasi tentang penanganan hoax. Menurut Wawan sebelum mendatangi Dinas Kominfo Jabar, tim yang dipimpinnya ini sudah mendatangi Instansi Kodam III Siiliwangi dan Polda Jabar dalam rangka pembahasan yang sama.

“Hoax muncul dari oknum masyarakat yang perlu penanganan dengan melibatkan seluruh aparat, diantaranya Polri, TNI dan yang lainnya, karena menangani hoax itu perlu kebersamaan, terkoordinasi dan satu komando. Contoh bagus diantaranya Polda Jabar dengan aksinya  beberapa kali melaksanakan giat sosialisasi dan deklarasi anti hoax.

Jabar rating kinerja untuk mengantisipasi hoak kedua tertinggi setelah Jakarta dan Jatim yang ketiga. Isu hoax sangat krusial dan mendapatkan perhatian khusus dari Presiden dan Menko Polhukam. Kita juga sudah bermitra salah satunya dengan IMO (Ikatan Media Online), yang membantu kami dalam mengantisipasi hoax yang menurut Presiden RI Jokowi tengah darurat, apalagi di Jabar tengah menghadapi Pilkada, menghantam hoax itu belanegara”, sebut Wawan.

Kepala Dinas Kominfo Jabar menyatakan kewenangan Dinas Kominfo se-Indonesia mempunyai 2 kewenangan diantaranya pengelolaan domain go.id dan i goverment. “Kami tidak diberi kewenangan untuk menindak dan menutup situs-situs yang terindikasi penyebar hoax”, ungkapnya.

Yus Hartiman yang hadir sebagai Ketua KIM Jabar yang diundang Diskominfo menuturkan jejaring KIM Jabar sudah sampai ke kelurahan, perlu ada dikelola oleh kominfo karena sudah terbukti mampu mencegah hoax. “Saya berharap Kim dilembagakan, jangan seperti anak yang dilahirkan tanpa diberi akta yang dibiarkan hidup begitu saja”, ucapnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *